Posted on

Louis Daguerre Penemu Proses Fotografi Daguerre

Nama  : Ambar Puspitasari Nur Azmi
NPM   : 50412695
Kelas  : 2IA08

Siapa sih pencetus fotografi? atau diapa sih bapaknya fotografi? jika anda benar fotografi sejati pasti anda tau jawabannya, ya jawabannya ini nih yang ada dibawah

Louis-Jacques-Mandé Daguerre

image

Gambar 1. Louis Daguerre

Louis-Jacques-Mandé Daguerre atau yang biasa dikenal sebagai Louis Daguerre lahir di Cormeilles-Parisis, Val-d’Oise, Perancis, pada tanggal 18 November 1787 dan meninggal di Bry-sur-Marne, Perancis, 10 Juli 1851 yang berarti pada umur 63 tahun. Ialah seniman dan kimiawan Perancis yang dikenal untuk penemuannya, yang biasa disebut sebagai  proses fotografi Daguerreotype.

Pada masa mudanya, dia bergelut di bidang seni, sebagai seorang seniman. Pada usia pertengahan tiga puluh, dia berhasil merancang diograma, yaitu barisan lukisan pemandangan yang dipertunjukkan secara mempesona dengan bantuan efek cahaya. Dari sinilah beliau mengembangkan suatu mekanisme untuk melukiskan kembali pemandangan yang ada di dunia secara otomatis tanpa menggunakan cat dan kuas.

Untuk mewujudkan suatu gagasannya, Daguerre mengalami kesulitan dan kegagalan terutama pada rancangan pertamanya. Ia sendiri mengadakan percobaan untuk menciptakan gambar pada 1824, mempertunjukkan diorama dengan berkeliling Perancis, Inggris, dan Skotlandia.

Pada tahun 1827 dia bertemu dengan Joseph Nicéphore Niépce yang waktu itu juga sedang menciptakan kamera dengan karya foto pertamanya pada tahun 1826 dengan berupa gambar kabur atap rumah yang diambil dari jendela, yang terdapat pada lempengan campuran timah yang dipekakan. Daguerre kemudian mengadakan kongsi pada tahun 1829 untuk mengembangkan kamera, dan terus dilanjutkan meski pada tahun 1833 Niepce meninggal dunia.

Setelah Niepce meninggal pada tahun 1833, Daguerre melanjutkan penelitian nya terhadap percobaan-percobaan kimia dan proses mekanik dalam merekam gambar dengan melapisi pelat tembaga dengan perak terionisasi (silver ionized). Pada tahun 1835, setelah dengan sengaja ia memecahkan termometer raksa, ia menemukan metode mengembangkan citra atau gambar-gambar yang telah ter-Exposed selama 20-30 menit. Penyempurnaan lebih lanjut dari proses ini akan memungkinkan ia untuk dapat lebih memperbaiki citra atau images yang dihasilkan. Selain itu, metode ini juga mampu mencegah penggelapan dari pelat perak yang digunakan tadi, solusi yang disarankan nya cukup mudah, yaitu dengan menggunakan yodium yang banyak terdapat di dalam garam rumahan. Dan selanjutnya pada tahun 1837, Daguerreo berhasil untuk pertama kali nya menjalani secara penuh dari proses eksposur, mengembangkan nya dan fiksasi. Hasil dari proses ini yang pernah dipublikasikan misalnya still life of plaster casts, a wicker-covered botle, a framed drawning and a curtain, and L’Atelier de l’artiste. Ketekunannya inilah yang dapat menghasilkan sistem praktis untuk fotografi yang dikenal dengan daguerreotype.

image

Gambar 2. Boulevard du Temple
(foto Daguerreotype pertama yang dibuat oleh Daguerre pada sekitar tahun 1838-1839)

Daguerre pun mempulikasikan temuannya pada tahun 1839 dengan memamerkan pelat tembaga berlapis perak yang menampilkan bayangan sebuah jalan di Paris dimana terdapat gambar orang yang tidak dikenal yang merupakan orang pertama yang difoto. Kemudian Akademi Ilmu Pengetahuan Perancis yang mengumumkan prosesnya pada 9 Januari tahun itu. Paten Daguerre diambil alih oleh Pemerintah Perancis, dan pada tanggal 19 Agustus 1839 Pemerintah Perancis mengumumkan penemuan itu merupakan hadiah “sumbangan untuk dunia”. Metode beliau kemudian dikembangkan menjadi metode yang dapat digunakan oleh khalayak ramai.

Sebagai penghargaan, Pemerintah Perancis menghadiahkan uang pensiun seumur hidup kepada Daguerre dan keluarga Niepce. Pada tahun 1851 Daguerre meninggal di kota kelahirannya. Bagaimanapun, Daguerre sendiri tidak mematenkannya untuk Inggris pada tanggal 12 Agustus, dan secara besar hal ini memperlambat pengembangan fotografi di Britania Raya.

Alasan saya membuat biografi tentang Louis Daguerre ini dikarenakan saya menyukai fotografi dan beliau pun termasuk orang yang berpengaruh dalam sejarah dunia dimana disebutkan pada buka “The 100” (The 100, peringkat orang paling berpengaruh dalam sejarah), yang dikarang oleh Michael Hart Dimana disebutkan di dalam bukunya bahwa Louis Daguerre di peringkat 47 untuk kategori orang paling berpengaruh dan paling terkuat dalam searah.

Referensi :
http://id.m.wikipedia.org/wiki/Louis-Jacques-Mand%C3%A9_Daguerre
http://id.m.wikipedia.org/wiki/Daguerreotype
http://id.m.wikipedia.org/wiki/The_100_(buku)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s