Posted on

“Menghargai Orang Lain”

Disini saya akan menceritakan pengalaman dihidup saya mengenai suatu hal yang mungkin suka diremehkan oleh orang-orang zaman sekarang yaitu suatu sikap menghargai orang lain. Orang lain disini menurut saya tidak terbatas, bisa jadi orang yang tidak sengaja berpapasan dengan kita ketika di jalan, restoran atau tempat umum lainnya, tapi bisa juga orang terdekat kita yang dimana jika bukan karena mereka kita tidak ada di dunia ini, yap orang tua kita.

Tidak jarang ketika kita memikirkan disuruh menceritakan pengalaman tentang menghargai orang lain pada awalnya tidak terpikir orang tua. Jujur saya awalnya begitu, saya susah sekali mencari hal yang ingin diceritakan dan mau siapa yang diceritakan. Entah ketika saya sedang mengerjakan tugas sebelumnya saya terpikirkan kenapa nggak saya ceritakan mereka berdua saja, dan hal itulah yang akhirnya menjadi dasar  membuat postingan ini.

Sudah sering kita membaca tentang seorang anak harus berbakti ke orang tua, harus merawat dan memperlakukan mereka dengan baik dari hanya sekedar komik singkat, artikel panjang, ataupun cerita inspiratif dari orang. Tapi dikenyataannya apa kita sudah termasuk anak yang berbakti? Saya sendiri juga tidak bisa bilang kalau saya anak yang baik. Contohnya saja 2 hari sebelum saya membuat postingan ini saya cek kolesterol, asam urat dan gula. Dimana hasilnya sedikit membuat saya dan orang tua saya kaget, kolesterol saya mencapai 270, itu sudah termasuk kateori tinggi dan mungkin berbahaya.

Hal itu membuat ibu saya mengawasi ketat makanan yang saya makan. Nggak boleh ini nggak boleh itu, ya munkkin hal ini tidak mengapa. Tapi ketika sudah disinggung tentang olah raga, rasanya males banget. Pagi harinya saya disuruh jogging di sekitar rumah habis subuh, saya yang masih nempel di kasur karena males banget buat ke luar rumah pagi-pagi, membuat ibu saya juga menemani saya jogging. Hari selanjutnya, dimana hari saya membuat postingan ini itu rasanya lebih malas dari kemarin, yang membuat saya memberi alasan masih ngantuk tadi malam nanti jam 7 olah raga di rumah saja. Tapi beberapa menit kemudian saya merasa nggak enak sama ibu harusnya saya yang ngajak ibu olahraga karena beliau juga sudah berumur dan butuh menjaga kesehatannya juga ternyata ibu sudah sengaja bangun pagi untuk membuatkan bekal ke ade dan setelah itu bisa menemani saya tapi ternyata sayanya membuat rencana itu gagal.

Akhirnya saya memutuskan untuk olahraga ala Deddy Corbuzier bareng ibu ketika bapak sama ade sudah pergi. Nggak bohong disitu saya merasa senang banget bisa olahraga bareng ibu dihari itu walaupun nyesel juga nggak jogging. Bisa ketawaan sama ibu bisa ngobrol sama ibu soalnya saya tahu besok harus olahraga sendiri di kosan.

Ya walaupun saya nggak bisa bilang langsung dan emang karena momennya sudah lewat, saya bisa mencurahkannya di sini, kalau saya tahu saya harus ngehargain semua usaha orang tua saya untuk kebaikan saya, di momen ini yaitu kesehatan saya. Mereka nggak mau saya kenap-kenapa, saya masih muda jangan sampai sakit-sakitan. Dan saya harus berusaha untuk hidup sehat untuk menghargai mereka menurut saya juga pstinya menghargai diri saya sendiri. Ya memang kadang orang tua suka maksa dan sesuka mereka tapi itu karena mereka lebih berpengalaman dan akhirnya memiliki  lebih banyak ilmu tentang hidup. Yang pastinya mereka ajarkan ke kita. Untuk kebaikan kita juga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s